Menyiapkan dana pensiun melalui tabungan khusus, membantumu menjaga kualitas hidup sehingga tidak mengalami stres di masa tua. Dengan beragam produk tabungan pensiun yang tersedia, kamu tidak perlu mengeluarkan setoran awal yang besar, asalkan konsisten menabung setiap bulan.
Hal ini memberikan waktu bagi bunga majemuk untuk bekerja sekaligus memperbesar saldo tabungan. Setiap produk memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, agar tidak salah pilih pelajari dulu tips memilih tabungan yang tepat.
Tips Memilih Tabungan Pensiun

Pensiun bukan hanya soal berhenti bekerja, tapi beralih dari pendapatan rutin ke dana mandiri. Lewat tabungan pensiun, kamu menciptakan cadangan uang untuk kebutuhan sehari-hari, biaya rumah sakit, atau menunjang hobi di masa tua. Tanpa perencanaan tepat, peluang kehabisan dana semakin besar, apalagi dengan laju inflasi yang terus naik.
1. Kenali Profil Risiko dan Tujuan Dana
Langkah pertama memilih tabungan pensiun adalah mengenali profil risikomu, apakah itu konservatif, moderat, atau agresif. Produk konservatif, seperti deposito pensiun, memberi keamanan tinggi tapi imbal hasil rendah. Jika kamu masih muda, pertimbangkan instrumen dengan potensi return lebih besar, misalnya reksadana saham. Pastikan juga tujuan dana pensiun jelas, termasuk jumlah yang dibutuhkan dan durasi investasi.
2. Cermati Skema Iuran dan Penarikan
Masing-masing produk punya aturan unik mengenai iuran, seperti nominal setoran minimum bulanan atau tahunan. Beberapa memberi kebebasan sewaktu-waktu, tetapi ada juga yang mensyaratkan setoran berkala agar tidak kena penalti. Begitu pula dengan penarikan, sebagian mengharuskan mencapai usia tertentu, sedangkan yang lain lebih fleksibel.
3. Bandingkan Imbal Hasil dan Biaya Administrasi
Imbal hasil tabungan pensiun bisa berupa bunga tetap, porsi bagi hasil, atau hasil investasi di pasar modal. Biaya administrasi dan manajemen turut menentukan berapa banyak yang masuk ke kantongmu. Jadi pastikan sudah menghitung total biaya dan estimasi imbal hasil sebelum memutuskan.
4. Cek Keamanan dan Legalitas Produk
Pilihlah produk pensiun yang suda hdiawasi OJK atau lembaga resmi, legalitas ini memastikan dana dikelola sesuai regulasi dan dilindungi jika terjadi masalah. Hindari tawaran yang tidak memiliki izin resmi atau janji keuntungan tinggi tanpa kejelasan, karena bisa merugikanmu di masa mendatang.
5. Evaluasi Fitur Tambahan dan Fleksibilitas
Tak sedikit produk pensiun yang menambahkan fitur ekstra, mulai santunan jiwa, layanan kesehatan, hingga kemudahan perpajakan. Sebagai contoh, unit link memberikan dukungan investasi plus asuransi sekaligus. Jika sering berganti pekerjaan atau membutuhkan opsi memindahkan dana, pilih yang mendukung portabilitas saldo tanpa biaya besar.
Produk Tabungan Pensiun yang Bisa Dipertimbangkan
1. BNI Simponi (DPLK BNI)

Tabungan pensiun yang dikelola oleh BNI ini, memungkinkan nasabah untuk menabung dengan setoran awal Rp50.000-100.000. Kemudian dana yang dikumpulkan akan dialokasikan ke pasar uang, obligasi, atau portofolio campuran sesuai profil risiko.
Keunggulan
- Pilihan alokasi investasi fleksibel sesuai profil risiko.
- Manfaat pensiun dibayarkan bulanan seumur hidup.
- Efisiensi pajak karena iuran perusahaan sebagai biaya.
Cara mendaftar :
- Buka BNI Wondr atau kunjungi cabang BNI terdekat.
- Isi formulir pendaftaran DPLK BNI.
- Lampirkan fotokopi KTP.
- Setor iuran awal minimal Rp 50.000–100.000.
2. Tabungan BTN Batara Pensiunan
Setoran awal dari tabungan khusus ini hanya sebesar Rp10.000 dan bisa dilakukan lewat transfer bank ataupun ke Kantor Pos. Tak ada biaya adminitrasi sehingga arus kas tetap terjaga dengan baik.
Keunggulan
- Autodebet dari berbagai rekening tanpa biaya admin.
- Tidak ada biaya administrasi bulanan.
Cara mendaftar :
- Datang ke kantor BTN terdekat.
- Petugas bank akan memberikanmu formulir pembukaan rekening BTN Batara Pensiunan.
- Jangan lupa bawa KTP, kemudian isi data diri dengan lengkap.
- Kemudian lakukan setoran awal sesuai ketentuan tabungan pensiun BTN.
3. DPLK AXA Mandiri

Produk pensiun ini akan mengalokasikan dana sebesar 60% ke obligasi dan sisanya ke instrumen pasar uang lainnya. Dengan risiko yang terkendali, return yang dihasilkan lebih optimal drtta nilai aktiva bersih (NAV) tercatat harian.
Keunggulan
- NAV harian transparan.
- Iuran terjangkau mulai Rp100.000.
- Bebas biaya penalti jika autodebet gagal.
Cara mendaftar :
- Datang ke agen DPLK terdekat di wilayahmu atau ke kantor cabang AXA Mandiri.
- Untuk membuka tabungan AXA Mandiri, kamu perlu beritahu petugas dan akan diberikan formulir pendaftaran.
- Isi formulir DPLK tersebut sesuai data KTP.
- Tentukan usia pensiun (≥ 40 tahun) dan setorkan iuran awal Rp 100.000.
4. DPLK Allianz Indonesia
Program ini dijalankan oleh Allianz Investment Management dengan opsi investasi dari konservatif hingga agresif. Bahkan ada opsi manfaat normal, pensiun dipercepat, atau pensiun karena meninggal. Semua laporan dan adminitrasinya sepenuhnya digital.
Keunggulan
- Pilihan paket investasi sesuai profil risiko yang dapat ditanggung.
- Pengelolaan profesional oleh Allianz Investment Management.
- Laporan dan administrasi online tanpa harus ke kantor cabang.
Cara mendaftar :
- Daftar melalui website Allianz dan lengkapi formulir DPLK, kemudian unggah e-KTP.
- Pilih opsi manfaat tabungan pensiun serta paket investasi yang diinginkan.
- Setor iuran awal sesuai ketentuan dari paket yang telah dipilih.
5. DPLK Syariah Muamalat

Program pensiun ini berbasis syariah dan menjamin return investasi 100% untuk peserta dengan manfaat asuransi jiwa. Dana dikelola sesuai prinsip halal dengan alokasi yang fleksibel mengikuti lama masa jabatan eksekutif.
Keunggulan
- Sesuai prinsip syariah (halal.)
- Return penuh masuk ke peserta.
- Opsi tambahan asuransi jiwa.
Cara mendaftar
- Hubungi cabang Bank Muamalat atau perwakilan DPLK Syariah Muamalat.
- Isi formulir pendaftaran Pensiun Hijrah Eksekutif.
- Lampirkan e-KTP dan dokumen perusahaan (untuk eksekutif).
- Setor iuran awal sesuai ketentuan produk ini.
Untuk memilih tabungan pensiun yang ideal, luangkan waktu untuk membandingkan profil risiko, aturan iuran, potensi imbal hasil, dan legalitas. Dengan mempelajari persyaratan, biaya, dan fitur tambahan secara menyeluruh, maka kamu bisa menyambut masa pensiun lebih tenang.