Memiliki produk Apple jadi impian banyak orang karena kualitas dan gengsinya, walaupun harga yang dipatok lebih tinggi dari produk lainnya. Oleh sebab itu, demi memenuhi keinginan ini orang-orang akhirnya beralih ke barang second karena harganya jauh lebih murah. Namun, jika kamu tidak cek kondisi iPhone bekas lebih teliti, bisa jadi barang yang kamu beli dalam rekondisi sehingga tidak awet saat dipakai.
Oleh karena itu, kamu harus memiliki pengetahuan dasar untuk mengenali iPhone bekas yang berkualitas, sehingga uang yang kamu keluarkan sepadan dengan produk yang dibeli. Jadi, jangan tergiur dengan harga yang murah demi mendapatkan Iphone. Lewat artikel ini, kamu bisa mengenali kondisi iPhone bekas yang masih layak dipakai.
Cek Ciri-Ciri iPhone Bekas

Dengan melakukan cek kondisi iPhone bekas, maka kamu bisa memastikan apakah komponen utama dari HP tersebut masih berfungsi normal. Tidak perlu keahlian khusus, karena hal ini bisa dilihat langsung pada kondisi fisik HP. Berikut ini lima poin utama yang wajib kamu periksa sebelum membeli iPhone second.
1. Periksa Kondisi Fisik dan Layarnya
Langkah pertama untuk cek kondisi iPhone bekas, tentu saja lewat tampilan fisiknya. Perhatikan, apakah ada penyok di tiap sudut body HP dan goresan pada layarnya. Cobalah tekan setiap sudut layar untuk memastikan menempel sempurna dengan body. Jika terasa goyang, maka kemungkinan besar layar itu pernah diganti atau kondisi baterai di dalamnya mulai kembung. Jangan lupa periksa semua tombol fisik, seperti Volume, Power, dan tombol Silent berfungsi dengan baik.
2. Cek Kesehatan Baterainya

Nyalakan iPhone, kemudian masuk ke menu Setting > Battery > Battery Health. Jika angka persentasenya menunjukan kapasitas di bawah 80% atau muncul status “Service” maka baterry health iPhone tersebut sudah melemah dan kemungkinan besar perlu ganti dengan baterai baru.
3. Pastikan iCloud Kosong
Ini adalah hal yang harus kamu periksa untuk memastikan pemilik sebelumnya sudah log out dari akun iCloud nya. Sebab, jika iPhone masih terkunci iCloud atau meminta password ketika ingin di-reset, bisa jadi iPhone bekas itu hasil curian. Lebih baik saat transaksi jual beli kamu bisa minta penjual untuk mereset iPhone ke pengaturan pabrik di depan matamu.
4. Cek IMEI Iphone Bekas
IMEI adalah hal yang sangat krusial bagi semua HP, jadi pastikan nomor IMEI iPhone terdaftar secara resmi agar bisa menggunakan sinyal operator. Kamu bisa mengeceknya dengan menekan *#06# lalu mencocokannya dengan boks, jika tidak sesuai atau muncul “No Sinyal” ketika kartu operator di masukkan, maka kemungkinan IMEI tersebut terblokir atau merupakan barang ilegal.
5. Tes Fitur Face ID

Setelah cek kondisi Iphone bekas di atas, kamu bisa menggunakan fitur Face ID untuk memastikan fitur ini bekerja dengan baik. Buka Setting dan scroll ke bawah hingga menemukan Face ID & Passcode, kamu bisa atur fitur mana saja yang bisa digunakan untuk Face ID. Jika Face ID gagal berfungsi, maka itu adalah indikasi bahwa ada kerusakan pada hardware.
Tips Membeli iPhone Bekas
Agar transaksi lebih aman dan mendapatkan barang dengan kualitas terbaik, kamu bisa melakukan hal di bawah ini:
1. Utamakan Transaksi COD
Sebaiknya hindari pembelian iPhone bekas secara online karena kamu tidak bisa melihat kondisi fisiknya secara langsung. Lebih baik lakukan COD dengan penjual, sehingga kamu bisa memegang produknya dan melakukan pengetesan untuk memastikan fungsinya bekerja dengan baik.
2. Minta Garansi Personal
Toko atau penjual yang terpercaya tidak ragu memberikan garansi personal selama 3-7 hari setelah pemakaian. Hal ini sangat berguna untuk mengecek fungsi yang membutuhkan waktu lama, seperti baterai boros atau HP sering panas saat membuka aplikasi.
3. Bawa Power Bank
Saat melakukan transaksi COD, sebaiknya kamu membawa powerbank untuk memeriksa apakah daya bisa masuk ke port charging. Selain itu, jarang ragu bertanya pada penjual mengenai kekurangan apa saja pada iPhone bekas tersebut.
Dengan menerapkan panduan di atas, kamu bisa cek kondisi iPhone bekas sebelum membelinya. Jadi, bisa terhindar dari penipuan dan mendapatkan barang yang masih layak dipakai. Lebih baik teliti di awal daripada menyesal di akhir ketika menemukan bahwa iPhone yang kamu beli memiliki kualitas buruk atau tidak bisa digunakan dalam jangka waktu lama.
